Kamis, 04 Mei 2017

Ignition Gerakan Nasional, 1000 Startup Digital

Sabtu, 22 April 2017. Saya mendapat undangan untuk menghadiri Ignition dari salah satu tahapan dalam Gerakan Nasional 1000 Startup digital. Tahapan Iginition merupakan kumpulan seminar yang bertujuan untuk membentuk pola pikir sehingga dapat menyelesaikan masalah melalui teknologi digital. Seminar ini dibagi dalam berbagai segmen yang terdapat dalam startup digital di Indonesia. Pembicaranya kebanyakan merupakan Co-founder dari berbagai startup digital yang ada di Indonesia.



Ignition dibuka dengan seminar pertama dari Ibu Lis Sutjiati selaku staff khusus Menteri Kominfo.
Beliau mengangkat topik mengenai latar belakang gerakan nasional 1000 startup digital. Tujuan utamanya adalah menciptakan startup yang dapat menyelesaikan masalah yang terjadi di Indonesia dan menjadikan Indonesia negara dengan kekuatan ekonomi digital terbesar di Asia pada tahun 2020.

Seminar kedua dibawakan oleh Bapak Yansen Kamto selaku CEO KIBAR. Topik yang dibawakan lebih mengenai perbandingan hal yang terjadi di Indonesia dibandingkan dengan Korea Selatan. Indonesia disebut memiliki potensi yang besar, tetapi apa gunanya jika hanya selalu potensi dan peluang sedangkan tidak pernah menjadi pemain (player) dan hanya menjadi penonton (user). Beliau pun menjelaskan ini adalah waktu yang tepat untuk kita menjadi player. Hal utama yang saya pelajari dari beliau adalah caranya yang memotivasi pendengar dan membangkitkan kembali rasa cinta kepada Indonesia dengan cara menciptakan startup digital.

Kemudian seminar yang ketiga dilanjutkan setalah makan siang dengan mengangkat topik tentang masa depan E-commerce di Indonesia. Narasumbernya adalah Bapak Willix Halim selaku COO dari Bukalapak.com. Beliau menceritakan beberapa pengalamannya mengenai marketplace e-commerce ketika ia berkuliah di Australia. Hingga kemudian kembali ke Indonesia dan membangun Bukalapak dengan cara membuat inovasi terus menerus untuk mendapatkan banyak pengguna. Beliau mendeskripsikan cara menangani dan menghadapi kompetitor dengan spesifik.

Seminar berikutnya adalah mengenai masa depan bisnis travel atau wisata. Narasumbernya adalah Bapak Mikhael Gaery selaku CEO dari Tiket.com. Beliau menceritakan tentang latar belakang ia membangun tiket.com adalah ketika ia bekerja di Kanada dan ketika berniat kembali ke Indonesia. Ketika kembali ke Indonesia sekitar beberapa tahun lalu ia menyebut sulitnya untuk memesan tiket pesawat dan penguhubungnya. Hal ini yang kemudian melatarbelakangi tiket.com yang juga menciptakan inovasi dengan menjual tiket kereta api Indonesia pertama secara online. Terakhir, ia juga menjelaskan pengalaman ketika situsnya dibobol hacker dan cara menanganinya.

Acara berikutnya lebih ke talkshow karena dibawakan 3 orang narasumber sekaligus dan membahas topik tentang Fintech (Financial Technology) dan dampaknya terhadap perbankan di Indonesia. Narasumbernya adalah Bapak Agus Setiono dari Bank Bukopin, Bapak Jonathan Bryan dari Koinworks, serta Bapak Darmawan Zaini dari Uang Teman. Koinworks dan Uang teman merupakan platform peminjaman uang dan investasinya sedangkan Bank Bukopin menjadi perbankan yang mendukung startup Fintech.

Seminar terakhir dibawakan oleh Bapak Ario Tamat selaku CEO Wooz.in dan Bapak Prasetyo Andi selaku Head IT Jakarta Smart City. Bapak Ario menjelaskan tentang startup dan validasinya serta topik akhir yang dibawakan Pak Prasetyo menutup Ignition pada sore hari tersebut dan diakhiri dengan sesi foto bersama dipanggung semua peserta yang hadir dalam acara Ignition.

@1000 Startup Digital Indonesia
#1000StartupDigital